https://cdn.jwplayer.com/libraries/l62vdWIV.js PUISI

Cari:

Sabtu, 05 Maret 2011

Kau Pasti Rindu

Katakan bahwa kau rindukanku..
Katakan bahwa kau rindu nuansa2 sederhana kita.
Dan katakan bahwa kau rindu akan sebutan "bawel" dariku.
Lalu katakan lagi bahwa kau rindu akan kejahilanku, keceplosanku.
Dan katakan yg terakhir kau rindu akan kebebasanmu saat bersamaku.
Kau pasti rindu akan tawa lepasmu.
Kau pasti rindu akan dada bidang tempatmu menangis dulu.
Dan kau pasti rindu akan ejekan2ku.
Dan satu hal yang aku yakini
"Kau psti rindu akan pujian utk dagu cantikmu itu"..
Kau pasti rindu.
Ya..
Kau pasti rindu..

Siapa Hawa Itu?

Siapa hawa itu?
Siapa dia yang berdiri disana?
Rambutnya terurai lurus.
Hitam bagai kerudung perempuan mesir.
Datar punggungnya bagai hamparan ladang gandum.
Lengan mungilnya berkulitkan putih bersih.
Dan jenjang kakinya kokoh bagai kaki Dian emas.
Saat dia berbalik kearahku.
Matanya menangkap tatapku yang sedari tadi memperhatikannya.
Lama..
Lama tatap itu berlabuh padaku.
Wah..Dia begitu indah.
Ingin sekali aku lambaikan tangan.
Sekedar bisikkan "hai" padanya.
Namun aku tak sadar bahwa aku telah gagu.
Mulutku terkunci rapat seperti bukan mulutku.
Inilah momen terbodohku.
Tapi siapa laki laki disamping kirinya itu.
Laki laki yang menggenggam jemari kanannya?
Mungkinkah kekasihnya?
Wah.. Beruntungnya lelaki itu..
Betapa sempurna sudah hidup lelaki itu.

Biarkan Aku Puaskan

Biarkan aku menangis puas
Agar kujeritkan saja semuanya
Tentang apapun
Tentang apapun itu
Mungkin tentangmu
Tentang luka yang malah kau kibaskan
Dan ya..
Tentang pilu itu
Akan kupecahkan saja foto ini
Dan lalu kuberantakkan ruanganku
Kuhancurkan saja semuanya
Biar puas aku
Enyahlah!!
Tak ingin kau ada disini
Juga dia.
Toh jika nanti aku reda
Akan ku perbaiki semuanya
Aku hanya ingin terpuaskan sejenak..

Akulah Tempat Ternyamanmu

Aku ingin sekali menyeka air matamu saat kamu menangis di pelukku karena dia.
Ingin sekali kubelai lembut rambutmu.
Lalu kudekap dirimu.
Ku redakan.
Agar kau sadar.
Inilah tempat ternyamanmu.
Karena saat menatapmu tertawa oleh canda canda basiku,
Membuatmu tersenyum dengan ejekan ejekan anehku,
Dan membuatmu istimewa oleh pujianku atas DAGUmu,
Telah mampu membuatku merasa memilikimu.
Ketahuilah..
Ada dada bidang disini untukmu menangis karena dia.
Ada banyak ruang untukmu mengeluh tentang dia.
Ada banyak kata untukmu bercerita.
Puaskanlah semua padaku.
Sebelum kau benar benar menyadarinya.
Dan ya..
Sebelum kau benar benar menyadarinya.

Biarkan Aku Mengkhayalkanmu

Aku berkhayal..
Mencoba mnyelidiki bayang wajahmu di benakku.
Mencari senyummu..
Mencari di celah antara jutaan bayang yang kian buram..
Akan kupaksa khayalku lebih jauh.
Akan kupaksa mencarimu.
Mengulas kenangan mana yang kiranya dapat memperjelas rupamu.
Dan jika nanti aku temukan.
Akan kusimpan.
Dan akan ku khayalkan lagi di malam2 berikutku.
Agar senang aku.
Agar trsnyum aku lagi.
Seperti saat ini.
Salam malam untukmu dari alam sadar dan alam khayalku.
"AKU SEDANG MELIHAT BINTANG, BINTANG SEDANG MELIHAT AKU, DAN BINTANG SEDANG MELIHAT KAU YANG AKU INGIN LIHAT"

Saputra Nainggolan - Hasian.mp3