Dipuncak hari.
Seperti saat ini.
Ditengah jenuh akan duniaku.
Kau tau??
Aku mengkhayalkanmu.
Mengulas dirimu.
Memetik sosok tercantikmu yg terrekam jelas dari pertemuan terakhir.
Melamunkan organ indah itu yg masih kental dibenak.
Itu matamu..
Biar saja siang menertawakanku atas tingkahku.
Biarkan saja terik ini mencaciku atas khayalku disiang bolong ini.
Aku tak perduli.
Aku hanya ingin berkhayal.
Aku akan tetap berkhayal.
Akan selalu berkhayal...
Seperti saat ini.
Ditengah jenuh akan duniaku.
Kau tau??
Aku mengkhayalkanmu.
Mengulas dirimu.
Memetik sosok tercantikmu yg terrekam jelas dari pertemuan terakhir.
Melamunkan organ indah itu yg masih kental dibenak.
Itu matamu..
Biar saja siang menertawakanku atas tingkahku.
Biarkan saja terik ini mencaciku atas khayalku disiang bolong ini.
Aku tak perduli.
Aku hanya ingin berkhayal.
Aku akan tetap berkhayal.
Akan selalu berkhayal...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar