Kau bolehkanku menghapus airmatamu
Kau bolehkanku menggenggam jemarimu
Kau juga biarkanku mendekap hangat tubuhmu
Bahkan kau merasa nyaman saat kukecup lembut keningmu
Yang itu semua adalah ungkapan rasaku
Dan benar aku memang mencintaimu
Tapi mengapa kau tak ijinkanku masuk ke dalam hatimu?
Mengapa kau tak bolehkanku jadi kekasihmu?
Mengapa kau selalu mengelak tiap kali aku memohon
"Jadilah perempuanku"
Aku tak butuh semua ini
Aku tak inginkan ini
Jika benar kau tak mencintaiku
Kenapa juga kau harus ngambek saat ku lepas genggaman tanganku?
Karena aku sadar itu bukan hakku
Kenapa juga kau harus marah saat aku tak memelukmu lagi?
Kau tau aku tak layak begitu
Dan tak seharusnya begitu
Dan kenapa juga kau harus menangis saat aku pasang wajah lelahku?
Aku memang lelah sudah
Atau ku akhiri saja?
Tapi aku tak ingin kau terluka
Aku tak tega
Apa sebenarnya yang kau mau??
Kau bolehkanku menggenggam jemarimu
Kau juga biarkanku mendekap hangat tubuhmu
Bahkan kau merasa nyaman saat kukecup lembut keningmu
Yang itu semua adalah ungkapan rasaku
Dan benar aku memang mencintaimu
Tapi mengapa kau tak ijinkanku masuk ke dalam hatimu?
Mengapa kau tak bolehkanku jadi kekasihmu?
Mengapa kau selalu mengelak tiap kali aku memohon
"Jadilah perempuanku"
Aku tak butuh semua ini
Aku tak inginkan ini
Jika benar kau tak mencintaiku
Kenapa juga kau harus ngambek saat ku lepas genggaman tanganku?
Karena aku sadar itu bukan hakku
Kenapa juga kau harus marah saat aku tak memelukmu lagi?
Kau tau aku tak layak begitu
Dan tak seharusnya begitu
Dan kenapa juga kau harus menangis saat aku pasang wajah lelahku?
Aku memang lelah sudah
Atau ku akhiri saja?
Tapi aku tak ingin kau terluka
Aku tak tega
Apa sebenarnya yang kau mau??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar