Betapa munafiknya aku kala itu berkata
"Aku akan bahagia jika kau bahagia dengannya"
Betapa bodohnya aku kembali berkata
"Aku baik baik saja"
"Sambutlah dia"
Omong kosong semua itu
Kau tau?
BullShiiitt!!
Aku terluka
Teriris hebat
Ingin sekali saat ini kudatangi lelakimu itu
Lalu menghajarnya
Dan kemudian menyeretnya kehadapanmu
Agar kau tau dia tak layak untukmu
Agar kau tau akulah yang sangat mencintaimu
Akulah yang layak untukmu
(Kau memang hanya belum sadari itu)
Bahkan siapapun yang saat ini berani melirikmu
Akan kucongkel keluar mata mupengnya itu
Siapapun yang berkata "hai" padamu dari seberang jalan sana
Akan kuhampiri sekedar mendaratkan kepalan tanganku dicongor kurang ajarnya itu
Atau siapapun yang sengaja atau bahkan ga sengaja mencolek tubuhmu
Akan kupatahkan berkali-kali jari sialannya itu
Agar kau tau hanya aku yang layak memilikimu
Hanya aku yang memang harus kau pilih..
( Jialaaah.. Curhat stresss..!! )
"Aku akan bahagia jika kau bahagia dengannya"
Betapa bodohnya aku kembali berkata
"Aku baik baik saja"
"Sambutlah dia"
Omong kosong semua itu
Kau tau?
BullShiiitt!!
Aku terluka
Teriris hebat
Ingin sekali saat ini kudatangi lelakimu itu
Lalu menghajarnya
Dan kemudian menyeretnya kehadapanmu
Agar kau tau dia tak layak untukmu
Agar kau tau akulah yang sangat mencintaimu
Akulah yang layak untukmu
(Kau memang hanya belum sadari itu)
Bahkan siapapun yang saat ini berani melirikmu
Akan kucongkel keluar mata mupengnya itu
Siapapun yang berkata "hai" padamu dari seberang jalan sana
Akan kuhampiri sekedar mendaratkan kepalan tanganku dicongor kurang ajarnya itu
Atau siapapun yang sengaja atau bahkan ga sengaja mencolek tubuhmu
Akan kupatahkan berkali-kali jari sialannya itu
Agar kau tau hanya aku yang layak memilikimu
Hanya aku yang memang harus kau pilih..
( Jialaaah.. Curhat stresss..!! )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar