Kali ini aku tak ingin memuji senyummu.
Tidak!!!
Karena ada sesuatu yg lebih indah dari itu yg layak untuk kupuji.
Dan seharusnya sejak dulu sudah harus kupuji.
Matamu...
Ya..
Matamu.
Organ yg tak kusadari adalah hal terindah milikmu.
Organ yg terselubung pesonanya saat pertama kali menatapmu.
Karena memang aku terjebak oleh kuasa senyummu kala itu.
Sekarang aku ingin memujinya.
Melantunkan sajak indah untuknya.
Jangan hentikan aku mengaguminya.
Mngkhayalkannya.
Hingga kini.
Hingga pagi..
Tidak!!!
Karena ada sesuatu yg lebih indah dari itu yg layak untuk kupuji.
Dan seharusnya sejak dulu sudah harus kupuji.
Matamu...
Ya..
Matamu.
Organ yg tak kusadari adalah hal terindah milikmu.
Organ yg terselubung pesonanya saat pertama kali menatapmu.
Karena memang aku terjebak oleh kuasa senyummu kala itu.
Sekarang aku ingin memujinya.
Melantunkan sajak indah untuknya.
Jangan hentikan aku mengaguminya.
Mngkhayalkannya.
Hingga kini.
Hingga pagi..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar