Kenapa tak peluk saja aku,
Saat aku ada dihadapanmu yg kau bilang sangat rindu.
Kenapa tak kau tangisi saja didadaku,
Saat kau bersedih karena sesuatu hal.
Kenapa tak kau tampar saja aku,
Saat aku salah.
Kenapa tak kau maki saja aku,
Saat aku keterlaluan.
Kenapa tak kau usir saja aku,
Saat aku tampak memuakkan.
Marahlah saat suatu hari aku tak suguhkan canda2 basiku.
Bentak aku saat aku tak memujimu barang sekalipun.
Cemberutlah saat aku memakai parfum kesukaanku yg tak pernah kau sukai itu.
Cemberutlah saat aku membuat gaya rambutku seperti mantan mantanmu terdahulu.
Ngambeklah saat kau melihatku berakting bersama teman wanitaku yg lain.
Kian ngambeklah jika nanti aku berusaha redakanmu.
Aku suka itu.
Kau boleh saja tak balas smsku.
Atau tak angkat telfonku.
Ini aku..
Luapkan semua hal padaku.
Karena aku untukmu.
Untuk semua emosimu.
Untuk semua keadaanmu.
Baik saat mukamu berminyak hebat,
Atau saat kau berjerawat lebat,
atau saat kau lupa memakai pengharum nafasmu.
Untuk semua itulah aku disini.
Saat aku ada dihadapanmu yg kau bilang sangat rindu.
Kenapa tak kau tangisi saja didadaku,
Saat kau bersedih karena sesuatu hal.
Kenapa tak kau tampar saja aku,
Saat aku salah.
Kenapa tak kau maki saja aku,
Saat aku keterlaluan.
Kenapa tak kau usir saja aku,
Saat aku tampak memuakkan.
Marahlah saat suatu hari aku tak suguhkan canda2 basiku.
Bentak aku saat aku tak memujimu barang sekalipun.
Cemberutlah saat aku memakai parfum kesukaanku yg tak pernah kau sukai itu.
Cemberutlah saat aku membuat gaya rambutku seperti mantan mantanmu terdahulu.
Ngambeklah saat kau melihatku berakting bersama teman wanitaku yg lain.
Kian ngambeklah jika nanti aku berusaha redakanmu.
Aku suka itu.
Kau boleh saja tak balas smsku.
Atau tak angkat telfonku.
Ini aku..
Luapkan semua hal padaku.
Karena aku untukmu.
Untuk semua emosimu.
Untuk semua keadaanmu.
Baik saat mukamu berminyak hebat,
Atau saat kau berjerawat lebat,
atau saat kau lupa memakai pengharum nafasmu.
Untuk semua itulah aku disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar